12 January 2019

Malam dan Waktu

Related image
Sumber gambar : www.google.com

Ketika malam berlalu begitu cepat
Aku mulai curiga terhadap malam
Aku merasa malam telah mencuri waktuku
Ingin ku tangisi waktuku dan ku curi waktu darimu

Ketika aku merasa terbunuh dengan waktuku
Kau hanyut dalam nikmat waktu santaimu
Kesibukkan ku sudah memasuki batas waktu, saat aku sedang merangkai saran dari keterbatasan karyaku ini
Aku menduga jika kau sedang ada rasa pada lidah yang merayumu hingga kelelahan, meski tanpa kepastian

Semua orang bebas melintas, tapi kau terlalu mudah untuk dilintasi
Aku tak cukup kuat melihat gerimismu dari bilah sembiluh yang menyayat hati dikemudian hari
Gerimis itu merusak nada angin disore hari, karena gerimisnya tak didengar langit dan hanya membasahi bumi
Aku tak mau tergesa untuk peduli, jadi akan kubiarkan hingga badai datang membawa lari akan memori

Mungkin aku terlalu berlebihan mencurigai malam
Malam beralasan mencuri waktuku karena malam tak ingin aku kalah
Dengan gelapnya, malam menutupi semua pahit yang dia terima, dan memperlihatkan kepadaku dengan segenap kesembuhan
“Kau tak usah peduli, kau cukup tunggu digaris penjemputan” bisik malam kepadaku



No comments:

Post a Comment

Berikanlah Komentar Yang Positif dan Membangun. Happy Blogging gaes !! :)