21 January 2018

Rembulan dan Angin Malam (Pengantar Rindu)

Gemerlap malam, rembulan yang tertutup awan, sehingga tidak bisa ku berpesan bahwa aku sedang rindu, padahal aku baru berpisah menginjakan kakiku disini, mengingat kau yang jauh disana, ku menanti senyummu setiap pukul lima, menanti kau pulang. Awan kau jahat menutup pesanku terhadap rembulan malam ini, untuk ku sampaikan kepada ummi ku.

Angin memberi pesan, "kau titipkan saja pesanmu padaku, agar ku sampaikan rindumu ini, tapi tidak utuh, karena aku adalah angin yang pergi kesana dengan halang rintang yang ramai. Jangan samakan aku seperti rembulan, yang penuhnya sama di atas langit bagian waktu yang sama, aku hanya ingin membantumu menuntaskan rindumu yang biasa kau titipkan lewat rembulan".

Tidak apa, tidak ada yang beda sahutku, terima kasih angin kau sungguh ingin membantuku, lalu kuhembuskan lafadz rinduku pada angin malam, agar angin sampaikan betapa besarnya gemuruh rinduku ini padanya.

Terselesaikan isak rindu ini, biarlah kopi hitam menemani sisa kesendirianku malam ini… ☕


*Awalnya ngerjain tugas yang deadline, ehhh.. malah rindu datang tiba-tiba... 

No comments:

Post a Comment

Berikanlah Komentar Yang Positif dan Membangun. Happy Blogging gaes !! :)