07 January 2018

Doa dan Pulang

Biarkan malam berterus terang..
Biarkan dingin malam ini menyelimuti raga..
Dan waktu ini tak lama, menjadikan setiap detik berharga..
Mendamba hujan, tuk mengangkat doa…
Bertahan ditengah malam yang dingin, mengadahkan tangan..
Berharap kau jamah, hingga ku lupa rasanya lelah…
Dengan sedikit keberanian, kupaksakan pilihan, tapi bukan sebenarnya pilihan..
Menelan pahitnya robusta telah jadi jaminan resikonya bagiku..
Semoga masih ada usia yang tersisa bagiku hingga kubeli kebahagian untukmu..
Aku bukan makhluk saling melupa, membisu, acuh tak acuh..
Seolah tak berdosa, dan semua akan sirna..
Silih berganti yang ku andalkan, dikala terhempas..
Dan ketika aku pulang dengan lara..
Kembali ku mendamba hujan di akhri tahun, tuk mengangkat doa..
Mudah melihat mana yang sewarna denganku atau tidak, saat aku kelam..
Kurindukan harum hujan kembali, mengadahkan tangan, dan mendoakan..
Merindu sepi, menepikan dunia, berimajinasi gila..
Hujan pasti berakhir, akan datang waktu bagi sang surya tuk bercerita dan berpesan..
Dengarkan dan jangan tolak..

www.google.com

Depok-Damri-Soekarno Hatta, (24-25 Desember 2017)

*Hari ini semua yang tersirat di dalam doa tersebut dijamah oleh yang maha mendengar, Allah SWT, kehidupan yang aku harapkan sudah berjalan normal, saat nanti aku kembali pergi aku berharap semua tetap pada zonanya, hingga suatu saat aku kembali pulang.


No comments:

Post a Comment

Silakan Berikanlah Komentar Yang Positif dan Membangun. Happy Blogging gaes !! :)