15 August 2017

YEAAPP… I AM AN INSTAGRAM JUNKIE !!!



Gue mau membahas tentang salah satu hal yang lagi booming saat ini, yaitu Instastories nya Instagram. Gue coba bahas dari sudut pandang gue ya, karena yang namanya pendapat pasti setiap orang tidak sama.

Gue salah satu pemakai setia aplikasi Instagram, terutama saat lagi ada waktu kosong gue biasanya buka yang namanya Instagram, menurut gue Instagram merupakan salah satu aplikasi yang informatif, sangat membantu gue yang jarang sekali membeli koran dan menonton TV ini dengan cara memfollow akun-akun berita yang ada. Eittss tapi jangan salah, menurut gue juga makhluk Instagram ini ibarat pisau bermata dua, dia bisa jadi sangat berbahaya ketika kita lalai dan kurang cermat dalam menggunakannya.

Bicara mengenai Instastories, menurut gue ya makhluk ini menjadi candu yang membuat banyak orang lalai, mereka terperangkap dalam dunia para pengguna Instagram lainnya. Banyak kejadian disekeliling gue misalnya karena terlalu larut dalam menikmati hidup orang lain di Instastories mereka sampai lupa akan waktu. Tapi hal ini jangan di generalisir ya, gue bahas ini karena kebanyakan orang gituuu… insya allah kalian gak ya 😊

Tapi bener gak sih kalau gue bilang Instagram itu hanya masalah “WAH” sesaat, dimana setiap orang berlomba-lomba untuk tampil sempurna di depan umum. Jadi ini hanya perkara mental kita untuk menyaksikan kehidupan teman-teman kita yang “terlihat” sempurna. haha

Pernah gak sih kalian liat teman-teman kalian post di Instagram mereka momen-momen saat mereka lagi tidak distratifikasi sosialnya anak-anak millennnial sekarang, lagi makan di warteg, lagi nyuci piring di rumah misalnya hehe. Gue yakin pasti ada, tapi hanya segelintir orang. Mostly gue percaya yang kalian liat di Instagram atau instastoriesnya mereka adalah hal sebaliknya, dimana adu momen saat berada di tempat yang keren, saat lagi di luar negeri, saat lagi makan di restoran mahal misalnya, semua momen di abadikan dalam video yang berdurasi kurang dari 1 menit. Beberapa saat kemudian, “keletuk” (bunyi nada pemberitahuan Instagram), mulai berdatangan dm dari teman-teman akan momen yang baru saja diupload, mungkin oleh sebagian orang kepuasan mereka sudah tercapai karena sudah diketahui followernya akan momen tersebut dengan adanya respon dari followernya. hehe

Menurut kalian bagimana? Apakah diantara kalian ada yang terjebak dalam pola kebiasaan seperti itu? Semua kembali kepada diri kita masing-masing untuk lebih dewasa dalam bermedia sosial dan tahu batasan, mungkin kita bisa mencoba menggunakan Instagram untuk beberapa hal positif lain seperti menjadikan Instagram untuk berjualan Online Shop, kan lumayan buat jajan.. hehehe

No comments:

Post a Comment

Silakan Berikanlah Komentar Yang Positif dan Membangun. Happy Blogging gaes !! :)