17 March 2010

Software yang Belajar Menerjemahkan dengan Membaca

       Software penerjemah yang memahami suatu bahasa dengan cara “mempelajari” ribuan dokumen yang sudah diterjemahkan, telah diperkenalkan para peneliti AS. Sejauh ini, kebanyakan software penerjemah memanfaatkan aturan-aturan baku untuk menerjemahkan kata dan kalimat. Namun software yang dikembangkan Kevin Knight dan Daniel Marcu dari Information Sciences Institute, Universitas Southern California ini menggunakan pendekatan statistik untuk mengartikan kata, kalimat, dan struktur sintaksis.

      Knight dan Marcu mendirikan perusahaan bernama “Language Weaver” di Los Angeles untuk menjual software dan tool penerjemaah otomatisnya. Mereka menawarkan perangkat lunak yang bisa menerjemahkan bahasa Arab, Cina, Prancis, dan Spanyol, dari atau ke bahasa Inggris. Software penerjemah mereka bekerja berdasarkan kamus penerjemah, pola-pola, dan aturan-aturan terjemahan yang dikembangkan program tersebut. Software tersebut membandingkan berbagai kemungkinan terjemahan berdasarkan dokumen-dokumen yang pernah diterjemahkan sebelumnya, dan mengurutkannya berdasarkan pada besarnya kemungkinan.
 

      Dokumen-dokumen yang dipakai untuk belajar menerjemahkan pada mesin bisa berupa dokumen elektronik, cetakan, bahkan file audio. Hasilnya, sistem ini tidak hanya lebih cepat dibanding cara lain, tapi juga lebih mampu menangani istilah-istilah yang kurang populer dan kata-kata tak lazim dalam teks-teks khusus. “Rahasia mesin penerjemah ini adalah kekuatan komputer.” Ujar Knight. Namun menurutnya, hal tersebut justru menjadi satu-satunya halangan untuk mengembangkan teknologi penerjemah yang lebih kuat dan efektif, “Kami butuh komputer yang besar dan sangat cepat untuk itu.”

4 comments:

Silakan Berikanlah Komentar Yang Positif dan Membangun. Happy Blogging gaes !! :)