24 February 2010

Kiat Melindungi Anak di Era Digital

Keluarga merupakan pihak yang dianggap cukup mampu untuk mengantisipasi bahaya penggunaan internet. Oleh karena itu, pembatasan dan bentuk edukasi mengenai baik dan buruknya internet harus dilakukan di kalangan keluarga terlebih dahulu.

Menurut Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, teknologi tidak bisa dihambat tapi harus ada cara lain untuk melindungi anak-anak dari bahaya internet. Salah satunya berawal dari Keluarga.

Berikut ini beberapa tips yang dikumpulkan berdasarkan pernyataan Komnas PA dan Internet Sehat untuk mengantisipasi penyalahgunaan internet di kalangan anak-anak.

1. Orang tua sebaiknya jangan menerapkan budaya larangan. Selama ini orang tua sering menerapkan pendidikan atas nama disiplin. Ini harus diubah. Orang tua harus bisa jadi tempat curhat anak.

2. Orang tua harus lebih partisipatif, selama ini masukan-masukan sering berasal dari orang tua, sekarang anak-anak harus diberi kesempatan agar rumah menjadi lebih demokratis.

3. Rumah harus menjadi tempat yang nyaman agar anak tidak sering meluangkan waktu dan curhat di Facebook.

4. Jika bermain internet di rumah, tempatkan perangkat internet di tempat terbuka.

5. Jika diperlukan adakan penjadwalan untuk bermain internet. Dampingi anak dalam bermain internet. Jangan melarang tapi beri pengertian.

6. Tempatkan komputer di ruang keluarga atau tempat yang mudah diawasi

7. Pelajari sarana komunikasi dan kandungan informasi yang ditawarkan internet. Ajukanlah pertanyaan kepada mereka. Dengan banyak bertanya, kita bisa menggali sejauh mana mereka memahami internet juga tentang cara menggali informasi yang bermanfaat.

8. Berikan pengertian kepada seluruh keluarga untuk tidak mrnjawab setiap email ataupun private chat dari orang tak dikenal

9. Pertegas kepada siapapun yang menggunakan internet di rumah untuk tidak memberikan data pribadi atau keluarga

10. Mintalah kepada anak di bawah umur untuk segera meninggalkan situs yang tidak pantas.

11. Tegaskan kepada anak maupun remaja di rumah untuk tidak gegabah merencanakan pertemuan langsung (face-to-face) jika bersikeras dampingi oleh orang dewasa dan sebisa mungkin pertemuan diadakan di tempat umum.

No comments:

Post a Comment

Silakan Berikanlah Komentar Yang Positif dan Membangun. Happy Blogging gaes !! :)